KEARIFAN LOKAL SUKU KAILI ADAT BERKUNJUNG KE RUMAH MERTUA (MEMATUA) DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM DI KELURAHAN BULURI KECAMATAN ULUJADI KOTA PALU

Authors

  • Safran Universitas Alkhairaat
  • Minannur Universitas Alkhairaat

Keywords:

Adat Mematua, Pendidikan Islam, Kearifan Lokal, Nilai-Nilai Islam, Suku Kaili

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai pendidikan Islam dalam adat Mematua pada masyarakat suku Kaili di Kelurahan Buluri, Kota Palu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adat Mematua tidak hanya berfungsi sebagai tradisi pasca pernikahan, tetapi juga sebagai media pendidikan nonformal yang menginternalisasikan nilai i’tiqodiyah, khuluqiyah, dan amaliyah. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam praktik doa, penghormatan kepada orang tua dan mertua, silaturahmi, musyawarah, serta kebersamaan sosial. Temuan ini menegaskan adanya keselarasan antara kearifan lokal dan ajaran Islam dalam membentuk adab serta tanggung jawab kehidupan berkeluarga. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian pendidikan Islam berbasis kearifan lokal dan menegaskan pentingnya pendekatan budaya dalam penguatan pendidikan karakter masyarakat.

Downloads

Published

2025-09-30

How to Cite

Safran, & Minannur. (2025). KEARIFAN LOKAL SUKU KAILI ADAT BERKUNJUNG KE RUMAH MERTUA (MEMATUA) DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM DI KELURAHAN BULURI KECAMATAN ULUJADI KOTA PALU. Fastabiqulkhairaat, 6(2), 20–27. Retrieved from https://www.jurnalfastabiqulkhairaat.faiunisapalu.ac.id/index.php/jfk/article/view/40

Issue

Section

Artikel