KEARIFAN LOKAL SUKU KAILI ADAT BERKUNJUNG KE RUMAH MERTUA (MEMATUA) DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM DI KELURAHAN BULURI KECAMATAN ULUJADI KOTA PALU
Keywords:
Adat Mematua, Pendidikan Islam, Kearifan Lokal, Nilai-Nilai Islam, Suku KailiAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai pendidikan Islam dalam adat Mematua pada masyarakat suku Kaili di Kelurahan Buluri, Kota Palu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adat Mematua tidak hanya berfungsi sebagai tradisi pasca pernikahan, tetapi juga sebagai media pendidikan nonformal yang menginternalisasikan nilai i’tiqodiyah, khuluqiyah, dan amaliyah. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam praktik doa, penghormatan kepada orang tua dan mertua, silaturahmi, musyawarah, serta kebersamaan sosial. Temuan ini menegaskan adanya keselarasan antara kearifan lokal dan ajaran Islam dalam membentuk adab serta tanggung jawab kehidupan berkeluarga. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian pendidikan Islam berbasis kearifan lokal dan menegaskan pentingnya pendekatan budaya dalam penguatan pendidikan karakter masyarakat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Safran, Minannur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
